|
AMANKAN PASAR DALAM NEGERI |
|
|
|
|
Trade
|
|
Written by susanna sunarno
|
|
Tuesday, 24 June 2008 |
|
"Pemerintah bersama pelaku usaha harus mengamankan potensi Pasar Dalam Negeri" Seperti kata pepatah ‘Gajah dipelupuk mata’ memang sering kali tak mudah terlihat dibanding ‘semut diseberang lautan.’ Orientasi eksport tekstil dan produk tekstil (TPT) sering kali menjadi target utama, melupakan potensi dalam negeri. Produk-produk tekstil Indonesia sangat potensial, tak hanya untuk pasar luar negeri namun juga di dalam negeri. Data menunjukkan bahwa produk TPT (tekstil dan produk tekstil) bangkit kembali di tahun 2005 dan terus naik di tahun 2008. Peningkatan konsumsi produk TPT juga diprediksi masih terus terjadi di tahun-tahun mendatang. Hal ini seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia yakni 2.3% per tahun dan percepatan perubahan trend fashion. Sehinnga pada tahun 2010 total populasi penduduk Indonesia diperkirakan berjumlah 240 juta jiwa dengan konsumsi per kapita 4.5 kg dan permintaan pasar domestic sebesar 1.08 juta ton.
|
|
Read more...
|
|
|
Suka Batik, Cinta Indonesia |
|
|
|
|
Trade
|
|
Written by susanna sunarno
|
|
Friday, 20 June 2008 |
|
“Liat baju batik yuk!” Kalimat ini menjadi kalimat yang popular diucapkan dalam beberapa bulan terakhir ini. Ya, karena batik sedang menjadi tren. Dahulu orang membeli batik untuk dipakai menghadiri acara resmi seperti pernikahan atau diwajibkan oleh kantornya. Sekarang tidak lagi. Semua orang mencari batik karena suka dan ingin memilikinya. Entah itu kain, pakaian yang akan dipakai harian atau baju khusus untuk acara spesial. Yah, siapa yang tidak mau beli batik kalau bentuk dan coraknya kini lebih bervariasi. Setiap orang bisa secara bebas mengekspresikan diri dengan memakai jenis batik apa yang ia ingin pakai, tidak harus sesuai dengan suku asal daerahnya.  |
|
Read more...
|
|
|
Seragam SD, Pasar yang Potensial |
|
|
|
|
Trade
|
|
Written by susanna sunarno
|
|
Friday, 20 June 2008 |
|
 Anak-anak di pulau Sumbawa ini nampak optimis menyusuri jalan kehidupan, apalagi dengan seragam sekolahnya yang menunjukkan semangat kebersamaan dan tekad bulat menuntut ilmu walau harus melalui jalan nan panjang. Pemakaian seragam sekolah hampir merata ke seluruh penjuru Nusantara dan itu adalah potensi bagi sektor pertekstilan. Bayangkan saja jumlah siswa SD se-Indonesia yang mencapai 172.272, yang mengayomi 26.852.059 murid SD. Di situasi ekonomi seperti sekarang ini, pasar seragam banyak dilirik oleh pengusaha tekstil dan garment menengah kecil sebagai sasaran pemasaran produk mereka. Seragam sekolah punya potensi ekonomi yang tinggi tapi sekaligus menghadapi kendala dari sisi regulasi, baik dari pemerintah maupun pemimpin sekolahnya. Setidaknya inilah yang dirasakan oleh para anggota API daerah Klaten. Potensi yang bisa digali dari seragam SD adalah karena variabel karakternya. Dari segi kualitas, setiap sekolah punya standar kualitas dan desain gaya yang berbeda sehingga harga seragam dari ekonomis hingga yang istimewa. Keragaman ini menyebabkan seragam sekolah bisa digarap oleh pelaku garmen yang berbeda-beda. |
|
Read more...
|
|
|
ASEAN, Basis Produksi TPT Dunia |
|
|
|
|
Trade
|
|
Written by susanna sunarno
|
|
Thursday, 19 June 2008 |
|
 Ketika industri garmen Vietnam tidak punya benang dan kain, mereka membelinya dari Indonesia. Inilah contoh jalinan kerjasama antar negara-negara ASEAN yang tergabung dalam AFTEX. Dalam konperensi persnya, sore 18 juni 2008, Le Quoc An, Chairman of AFTEX, menekankan akan pentingnya integrasi diantara negara-negara ASEAN. Walaupun China dipandang seperti ‘Macan Tekstil’ yang kerap dikhawatirnyan, tapi ASEAN punya kekuatannya sendiri. Kekuatan ASEAN terutama karena ia bisa menjadi domestic market sekaligus punya mata rantai produksi tekstilnya sendiri. Benny Soetrino, Ketua Umum API, menambahkan bahwa kerjasama ini bukanlah bentuk proteksi, tapi dilakukan secara sukarela antara para pengusaha yang tergabung dalam asosiasi pertekstilan di masing-masing negara AFTEX. Berikutnya adalah artikel yang diolah dari Pers Release AFTEX. Klik di sini untuk mengunduh file tabel dominasi ASEAN di pasar AS.  |
|
Read more...
|
|
|
25 Tahun AFTEX, Bekerjasama Melawan Kesulitan |
|
|
|
|
Policy
|
|
Written by susanna sunarno
|
|
Thursday, 19 June 2008 |
25 Tahun AFTEX, Bekerjasama Melawan Kesulitan Pertumbuhan perekonomian telah menjadi tujuan di semua negara. Disinilah industri tekstil sangat berperan karena bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia juga negara-negara ASEAN. Dalam sambutannya, President API Benny Soetrisno mengemukan, bahwa telah terjadi perkembangan dalam jumlah volume perdagangan di dalam lingkungan negara-negara ASEAN. Dengan perhitungan tersebut, kita bisa optimis mendukung industri tekstil nasional. Sebagai suplier dari tekstil dan pakaian, setiap negara harus punya spesialisasinya masing masing berdasarkan pada pengalaman, keahlian dan juga pengaruh kondisi makro ekonomi. Spesialisasi inilah yang akan meningkatkan posisi tawar ASEAN di pasar global, juga di antara negara ASEAN. |
|
Read more...
|
|
|
API Menjadi Tuan Rumah Pertemuan AFTEX |
|
|
|
|
Trade
|
|
Written by susanna sunarno
|
|
Tuesday, 17 June 2008 |
|
Sekretariat Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) di Jakarta menjadi tuan rumah bagi pertemuan para anggota The ASEAN Federation of Textile Industries (AFTEX). Pertemuan tersebut berlangsung 2 hari, 17 – 18 Juni 2008, akan membahas mengenai strategi, rencana dan pameran yang berlangsung di antara Negara-negara ASEAN. Diharapkan hasil pertemuan bisa makin meningkatkan dukungan bagi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di masing-masing negara. |
|
Read more...
|
|
|
|